Term Life VS Whole Life
Kita sering mendengar istilah Term Life Insurance dan Whole Life Insurance. Tetapi apakah Anda tahu perbedaan di antara keduanya? Apakah secara keseluruhan, salah satu dari keduanya lebih baik dari pada yang lainnya?
Berikut ini akan coba saya paparkan perbedaan di antara keduanya.
Besaran Premi dan Jangka Waktu Perlindungan
- Premi Term Life Insurance lebih murah dari pada Whole Life Insurance karena hanya melindungi Tertanggung pada kurun waktu tertentu saja, seperti 5, 10, 15, dan 20 tahun. Sementara Whole Life Insurance melindungi Tertanggung seumur hidupnya, biasanya sampai usia Tertanggung 90 s.d. 99 tahun.
- Premi Whole Life Insurance lebih mahal preminya karena pada asuransi ini terbentuk Nilai Tunai. Nilai Tunai dapat digunakan Tertanggung untuk keadaan darurat atau bila Tertanggung ingin menghentikan kepesertaannya, maka Nilai Tunainya akan dikembalikan. Sementara pada Term Life Insurance tidak terbentuk Nilai Tunai alias hangus. Bila Tertanggung ingin menghentikan kepesertaannya, maka Tertanggung tidak akan mendapatkan apa-apa.
Besaran Uang Pertangungan
Uang Pertanggungan Term Life Insurance jauh lebih besar dari pada Whole Life Insurance karena hanya memberikan perlindungan meninggal dunia pada kurun waktu tertentu saja dan tanpa terbentuk Nilai Tunai alias hangus.
Baik itu Term Life Insurance maupun Whole Life Insurance, memiliki plus dan minusnya masing-masing. Kedua jenis produk ini sama-sama memiliki tujuan yang sama bagi kita, hanya saja memang keduanya memiliki karakteristik yang berbeda. Oleh karena itu semuanya harus dikembalikan kepada diri kita masing-masing, karena kemampuan dan kebutuhan setiap orang berbeda-beda.
Konsultasikan dengan agen asuransi Anda terlebih dahulu mengenai kebutuhan akan Asuransi Jiwa Anda. Jika Agen Asuransi Jiwa Anda profesional, tentu dapat merekomendasikan apa yang Anda butuhkan dengan mengutamakan kepentingan Nasabah.
Popularity: 43% [?]



