Pojok Asuransi Jiwa
2009/02/01 – 09:22 | No Comment

Asuransi merupakan suatu perencanaan keuangan jangka panjang.  Tujuan dari asuransi jiwa bukan untuk melindungi jiwa sesorang, tapi lebih kepada proteksi terhadap nilai ekonomi kita, terutama bagi para kepala keluarga atau tulang punggung ekonomi sebuah keluarga. …

Read the full story »
Edukasi Asuransi

Artikel, edukasi, informasi dan pembelajaran Asuransi Jiwa

Klien

Sharing dan cerita tentang klien yang dapat memberi kita masukan

Produk Asuransi Jiwa

Produk – produk Asuransi Jiwa Individu dan Kumpulan

Agen Asuransi

Home » Perencanaan Keuangan

Mengatur keuangan keluarga Demi Polis Asuransi

Submitted by admin on 2009/06/02 – 11:08No Comment
Mengatur keuangan keluarga Demi Polis Asuransi

Keuangan keluarga sudah sepantasnya diatur sedemikian rupa sehingga tidak terjadi seperti istilah “Besar pasak dari pada tiangnya”. Mendisiplinkan diri itu penting. Coba terapkan untuk menyisikan sebagian pendapatan terlebih dahulu baru kemudian untuk urusan konsumsi kebutuhan sehari-hari.

Bagi sebuah keluarga, kehadiran Polis Asuransi Jiwa merupakan satu hal yang tak terpisahkan dalam kaedah Perencanaan Keuangan Keluarga jangka panjang. Jangan sampai suatu keluarga sudah membayar sekian tahun, tiba-tiba harus menghentikan Polis Asuransinya dikarenakan kurang piawai dalam merencanakan keuangan keluarga.

Setidaknya ada 2 (dua) hal yang harus dilakukan agar menabung dan berasuransi dapat berjalan seiring dengan kebutuhan keluarga yang lainnya.

  1. Prioritas
      Semua pengeluaran dalam rumah tangga itu pasti penting. Namun keterbatasan dana yang kita miliki belum tentu dapat mengcover semua pengeluaran tersebut. Oleh sebab itu penting menentukan prioritas penggunaan dana sehingga kita dapat mengalokasikan dana secara proporsional pada berbagai kebutuhan rumah tangga, termasuk dalam membayar Premi Asuransi Jiwa Anda. Sekali lagi, dengan menerapkan prioritas kita dapat menunda atau menyingkirkan kebutuhan yang belum terlalu penting saat ini. Dengan demikian keuangan keluarga akan lebih terjaga.
  2. Dana Cadangan
      Dana cadangan sudah seharusnya dialokasikan untuk mengantisipasi pengeluaran-pengeluaran yang tidak terduga. Dalam rumah tangga anggaran belanja merupakan pedoman dalam menentukan pengeluaran. Hanya saja terkadang kita terpaksa mengeluarkan dana tidak sesuai dengan anggaran, dari mulai terbujuk oleh diskon di pusat perbelanjaan sampai dengan hal yang tidak terduga seperti musibah. Pengeluaran-pengeluaran non rutin seperti ini tidak dapat diperkirakan kapan terjadinya dan berapa besarannya. Bila anda memiliki Asuransi seperti Asuransi Kesehatan maka Anda dapat sedikit tertolong bila terjadi musibah yang mengharuskan Anda menjalani rawat inap di rumah sakit.

Apapun produk Asuransi Jiwa yang Anda miliki, yakinkan diri Anda bahwa Premi yang dibayarkan masih dalam batas toleransi pengeluaran Anda. Masih lebih baik bagi Anda membeli Polis yang nilainya kecil dari pada tidak sama sekali atau terlalu memaksakan diri membeli Polis Asuransi Jiwa dengan Premi yang besar tetapi Anda tidak dapat mempertahankan pembayaran Anda. Anda masih dapat menambahnya di kemudian hari.

Popularity: 9% [?]

  • Share/Save/Bookmark

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

<---Start Google Analycator---> <---End Google Analycator--->